Mutiara Hikmah Imam Al-Ghazali (Bagian 1)


  1. Ketahuilah, bahwa Allah selalu mengawasi gerak-gerik dan tingkah lakumu. Karena itu, kerjakanlah yang baik-baik.
  2. Pusatkanlah segala perhatianmu untuk bermunajad kepada-Nya.
  3. Tundukkanlah kepala dan pandangan matamu.
  4. Diamlah, jangan bicara tentang sesuatu yang tak ada faedah bagi Agama.
  5. Cepat-cepatlah memenuhi panggilan Agama.
  6. Jauhilah larangan-larangan Agama.
  7. Janganlah menentang terhadap takdir Allah SWT.
  8. Senantiasalah ingat dan dzikir kepada-Nya.
  9. Berfikirlah selalu tentang nikmat-nikmat dan keagungan-Nya.
  10. Menangkanlah yang haq dan gugurkanlah yang bathil.
  11. Janganlah menggantungkan harapan kepada selain Allah SWT.
  12. Rendahkanlah hatimu kepada Allah SWT.
  13. Sesalilah segala perbuatanmu yang tercela dan merasa malulah di hadapan Allah SWT.
  14. Hindarilah segala tipu daya yang tidak terpuji dalam mencari nafkah, dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT selalu melimpahkan rezeki kepada semua hamba-Nya. Dan dalam segala usaha kebaikan apapun sertailah dengan tawakkal kepada-Nya.
  15. Hendaklah seorang menerima masalah-masalah yang dikemukakan oleh muridnya.
  16. Sabar dan tabahlah dalam menghadapi segala persoalan.
  17. Bersikaplah lemah-lembut dan sopan-santun dengan menundukkan kepala.
  18. Janganlah sombong terhadap sesama makhluk, kecuali terhadap mereka yang dzalim.
  19. Bersikaplah tawadhu' dalam segala bidang pergaulan.
  20. Janganlah suka bergurau dan bercanda.
  21. Bersikaplah lemah lembut terhadap murid dan hendaklah dapat menyesuaikan diri atau mengukur kemampuan murid.
  22. Hendaklah sabar dan teliti dalam mendidik muridnya yang kurang cerdas.
  23. Janganlah berkeberatan menjawab : "Aku kurang mengerti", jika memang belum mampu menjawab suatu masalah.
  24. Pusatkanlah perhatian kepada murid yang sedang bertanya, dan memahami benar isi pertanyaannya.
  25. Terimalah alasan yang benar, sekalipun dari pihak lawan.
  26. Janganlah segan-segan kembali kepada yang benar, manakala terlanjur salah dalam memberikan keterangan.
  27. Berikanlah contoh dan teladan yang baik kepada murid dengan melaksanakan perintah agama dan meninggalkan larangan agama, agar dengan demikian apa yang engkau katakan mudah diterima dan diamalkan oleh murid.
  28. Dengarkan dan perhatikan segala apa yang dikatakan oleh ibu bapakmu, selama masih dalam batas-batas Agama.
  29. Selalulah berusaha mencari keridhaan orang tuamu.
  30. Bersikaplah sopan santun, ramah tamah, dan merendah diri terhadap orang tuamu.
  31. Bila mencari teman untuk mencapai kebahagiaan akhirat, perhatikanlah benar-benar urusan Agamanya. Dan bila mencari teman untuk memperoleh kebutuhan duniawi, maka perhatikanlah ia tentang kebaikan budi pekertinya.
  32. Carilah teman untuk menenangkan hati dan pikiran, maka perhatikanlah baik-baik soal-soal keselamatanmu dan kejahatannya.
  33. Dahulukanlah temanmu daripada dirimu sendiri dalam masalah duniawi, atau paling tidak hendaklah bersedia memberikan bantuan materi kepada temanmu yang membutuhkannya.
  34. Bantulah dengan sekuat tenaga temanmu yang sedang membutuhkan sebelum ia meminta bantuan.
  35. Maafkanlah temanmu yang sedang berbuat kesalahan dan janganlah mencelanya.
  36. Doakanlah temanmu, baik selagi hidup maupun sesudah ia meninggal.
  37. Sampaikanlah berita gembira kepada temanmu tentang perbuatan-perbuatannya yang mendapat sambutan baik orang lain, dan perhatikanlah pembicaraannya dengan baik tanpa membantah.
  38. Jagalah rahasia temanmu, tutupilah keburukannya dan diamlah jangan memperbesar kesalahannya yang sedang dibicarakan oleh orang lain.
  39. Jagalah tali persaudaraan dengan keluarga dan sanak famili teman yang sudah meninggal dunia. Ringankanlah beban temanmu dan janganlah memberi beban berat kepadanya, sehingga ia lebih mudah dan ringan dalam menyelesaikan kepentingan-kepentingannya sendiri. Sambutlah dengan gembira atas kebahagiaan yang diperoleh teman dan sebaiknya ikut berduka cita manakala temanmu sedang mendapat musibah/kesusahan. Juga tanamkanlah rasa kesetiakawanan di dalam hati sesuai dengan sikap yang diperlihatkan kepada teman, sehingga hubungan persahabatan bena-benar mendalam lahir maupun bathin.
  40. Ulama itu ada 3 macam : 
    • Membinasakan diri sendiri dengan orang lain, yaitu mereka yang berterus terang mencari dunia dan memusatkan segala perhatiannya kepada dunia.  
    • Membahagiakan dirinya sendiri dan orang lain. Mereka adalah orang-orang yang memanggil manusia ke jalan Allah SWT. Secara lahir dan bathin.  
    • Membinasakan diri sendiri dan membahagiakan orang lain. Mereka ialah orang-orang yang memanggil manusia ke jalan akhirat tapi pada lahirnya dia sendiri menolak dunia sedang pada bathinnya bertujuan mempengaruhi orang banyak dan menegakkan kemegahan diri. 
    • Maka lihatlah, di bagian mana engkau berada dan orang yang menjadi tanggunganmu.
Sang Pejalan

Jalan Suluk merupakan web/blog yang mengulas berbagai hal tentang ajaran agama Islam seperti tasawuf, sholawat, hikmah, suluk, manakib ulama dll.

Lebih baru Lebih lama

Artikel Pilihan