Nasehat-nasehat Syekh Ibrahim bin Adham


Pada suatu ketika Ibrahim bin Adham ditanya oleh seseorang. Orang tersebut berkata, “Kami telah berdoa tapi mengapa doa kami tidak dikabulkan oleh Allah? Padahal Allah sudah berfirman : “Berdoalah kamu sekalian kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan doamu itu.”
Ibrahim bin Adham kemudian menjawab pertanyaan orang tersebut, “Hal itu dikarenakan hatimu telah mati.” Orang itu bertanya lagi, “Apa yang menyebabkan hati menjadi mati?” Ibrahim bin Adham menjawab, “Ada beberapa hal yang menyebabkan hati menjadi mati, yaitu : ”
1.    Engkau mengetahui hak Allah, tetapi tidak engkau lakukan.
2.    Engkau membaca Al-Qur’an tetapi tidak engkau amalkan ajaran-ajarannya.
3.    Engkau mengatakan, “Kami cinta Rasulullah”, namun engkau tidak mengamalkan sunnah beliau.
4.    Engkau mengatakan “Takut mati”, tapi tidak bersiap-siap menyambutnya.
5.    Allah SWT berfirman dalam QS. Fathir ayat 6 yang artinya : “Sesungguhnya setan itu musuhmu yang nyata, maka perlakukanlah ia sebagai musuh. Namun engkau malah bersekongkol dengannya untuk berbuat kemaksiatan.”
6.    Engkau mengatakan “Takut neraka” tetapi engkau menganiaya diri sendiri dalam neraka.
7.    Engkau mengatakan “Cinta surga”, tetapi engkau tidak beramal untuk mendapatkan surga.
8.    Apabila engkau bangun dari tidur, engkau melemparkan aibmu sendiri ke belakang punggungmu dan engkau membentangkan aib orang lain di hadapanmu. Lantas engkau berbuat Allah murka. Bagaimana Allah akan mengabulkan doamu?

Seseorang tidak akan mencapai derajat kesalehan kecuali dengan melalui 6 rintangan, antara lain :
1.    Menutup pintu kemuliaan dan membuka pintu kehinaan.
2.    Menutup pintu nikmat dan membuka pintu kesukaran.
3.    Menutup pintu isitrahat dan membuka pintu perjuangan.
4.    Menutup pintu tidur dan membuka pintu jaga.
5.    Menutup pintu kekayaan dan membuka pintu kemiskinan.
6.    Menutup pintu harapan dan membuka pintu bersiap menghadapi maut.

Syekh Ibrahim berkata, “Aku berteman dengan sebagian besar para ahli ibadah di gunung di Lebanon. Mereka semua menasehatiku seperti ini : “Jika engkau kembali ke masyarakat, nasehatilah mereka dengan 4 hal ini : “
1.    Barangsiapa banyak makan, tidak akan menemui nikmatnya beribadah.
2.    Barangsiapa yang banyak tidur, tidak berkah umurnya.
3.    Barangsiapa yang ingin diridhai manusia saja, janganlah berharap diridhai Allah SWT.
4.    Barangsiapa yang banyak omong tak berguna dan banyak bergunjing, mak ia telah keluar dari Islam dan menjadi su’ul khatimah. Semoga kita dihindarkan dari hal tersebut.

“Siapa yang mengejar kemasyhuran, berarti ia tidak sungguh-sungguh menuju Allah.” (Syekh Ibrahim bin Adham)
Sang Pejalan

Jalan Suluk merupakan web/blog yang mengulas berbagai hal tentang ajaran agama Islam seperti tasawuf, sholawat, hikmah, suluk, manakib ulama dll.

Lebih baru Lebih lama

Artikel Pilihan