Jangan Pamrih


Suatu kisah, seorang sufi yang tersohor bernama Syekh Junaidi Al-Baghdadi, beliau memiliki pengikut yang tak terhitung jumlahnya. Beliau juga memiliki jamaah yang jumlahnya ribuan, Dan ada salah satu diantara banyaknya jamaah tersebut yang berpikir bahwa Syekh Junaidi Al-Baghdadi pasti membutuhkan sesuatu seperti mereka yakni
‘butuh uang’.

Pada suatu hari, salah seorang pengikut Syekh Junaidi Al-Baghdadi mengunjunginya. Pengikut tersebut datang dengan membawa uang sejumlah 500 keping emas. Orang itu datang mengendap-endap di bawah kaki Syekh Junaidi Al-Baghdadi.

"Dengan segenap kerelaan," kata pengikut itu kepada Syekh Junaidi. "Saya akan memberikan uang emas berjumlah 500 keping ini kepada engkau. Saya mohon, sudilah engkau menerimanya."

Syekh Junaidi terdiam sejenak, lalu bertanya, "Apakah engkau memiliki uang lebih dari ini?"

"Ya, saya punya lebih dari ini," jawab pengikut itu tanpa ragu.

"Apakah engkau ingin jumlah uangmu lebih banyak lagi?" tanya Syekh Junaidi.

“Tentu saja aku ingin lebih banyak," jawab pengikut itu.

"Kalau begitu, engkau harus menyimpan uang emas yang kau berikan padaku ini," kata Syekh Junaidi sambil mengembalikan uang emas itu.

"Kenapa begitu, Syekh?" tanya pengikut itu.

"Engkau lebih membutuhkannya daripada aku," kata Syekh Junaidi. "Aku tidak memiliki apapun dan tidak menginginkan apapun. Engkau membutuhkannya dan selamanya ingin lebih banyak.”

Kontan saja pengikut itu terhenyak dengan jawaban Syekh Junaidi. Ia tak menyangka uang emas sebanyak itu ditolak mentah-mentah oleh Syekh Junaidi. Padahal kalau harus bekerja, butuh lebih dari lima tahun untuk menghasilkan uang emas sebanyak itu. Namun, mengapa Syekh Junaidi menolak pemberian cuma-cuma itu?

Rasa penasarannya tidak terjawab meski Syekh Junaidi telah menjawab dengan terang benderang. Di sisi lain, pengikut itu merasa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan berkah dari Syekh Junaidi atas pemberian uang emasnya. Ia beranggapan sama dengan umat pada umumnya, jika memberi banyak maka juga berharap akan diberi lebih banyak. Pamrih!

Sang Pejalan

Jalan Suluk merupakan web/blog yang mengulas berbagai hal tentang ajaran agama Islam seperti tasawuf, sholawat, hikmah, suluk, manakib ulama dll.

Lebih baru Lebih lama

Artikel Pilihan