Syekh Abu Hasan asy-Syadzili : Berkah Karamah Shalawat


Suatu ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengujiku dan orang-orang di sekitarku. Kami dihadapkan pada satu persoalan pelik. Berhari-hari kami tak menemukan solusi dan jawaban yang tepat. Akhirnya, aku berserah diri kepada Allah, memohon kepada-Nya perlindungan, dan berharap Dia akan memberikan jalan keluar.

Kemudian hingga suatu hari datanglah seorang saleh kepadaku. Dan ternyata ia mengetahui persoalan kami. Aku diberi selembar kertas bertuliskan salah satu jenis bacaan shalawat.

Ia berkata, "Bacalah ini dan tenggelamkan dirimu di dalamnya. Baca berulang-ulang sendirian dalam satu malam. Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan jalan untuk menyelesaikan cobaan ini."

Malamnya, setelah mengerjakan shalat Isya’, aku duduk di kamar. Lampu kunyalakan. Kupegang lembaran itu, kubaca berulang-ulang, dan aku tenggelam di dalamnya. Tiba-tiba aku melihat setiap huruf tulisan itu memancarkan cahaya. Karena tak mempercayai pandanganku sendiri, kupejamkan mataku, lalu kubuka lagi. Kupejamkan lagi, lalu kubuka lagi. Begitu berulang kali. Namun, cahaya itu tetap di situ, di atas tulisan shalawat itu. Kemudian, kuletakkan lembaran itu tepat di depanku. Kugosok-gosok mataku, kugosok-gosok lagi, lalu kubuka. Ternyata tetap saja seperti sebelumnya setiap huruf di atas lembaran itu memancarkan cahaya berkilau-kilau.

Aku bersyukur memuji Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aku pun tahu bahwa pintu rahmat telah terbuka dan cahaya itu adalah tandanya. Sejak saat itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghilangkan kegundahan kami, memberi jalan keluar, berkat karamah dan berkah tulisan shalawat itu.

Sang Pejalan

Jalan Suluk merupakan web/blog yang mengulas berbagai hal tentang ajaran agama Islam seperti tasawuf, sholawat, hikmah, suluk, manakib ulama dll.

Lebih baru Lebih lama

Artikel Pilihan